Thursday, 21 July 2016

Memaafkan, Bukankah Allah Maha Pengampun ?

forgiven-memaafkan
Forgiveness Tumblr.com
Setelah sekilan lama nggak ada update posting di blog Karena kesibukn kuliah dan tugas2nya, akhirnya gue bisa posting lagi hari ini tanggal 21 juli 2016.

Siapa dari kita yang nggak pernah ngelakuin kesalahan ?
Manusia emang tempatnya kesalahan bersemayam, melakukan kesalahan, kekhilafan, dan lain2. Kesalahn juga punya tingkat kualitas dan kuantitasnya, kualitas artinya kadar atau berat suatu kesalahan itu sendiri. Sedangkan kuantitas menyangkut pada banyak atau seringnya kita sering membuat kesalahan dan bagaimana kita menyelesaikan.

Bahkan Allah  Berfirman, ciri-ciri orang bertaqwa adalah memaafkan kesalahan orang lain. Meski dalam prakteknya memaafkan itu berat untuk di lakukan dan bukan perkara yang mudah.
Ada kisah Abu Bakar As-Shiddiq yang pada suatu hari bersumpah untuk tidak lagi membantu Misthah bin Atsatsah, salah seorang kerabatnya sendiri tidak di maafkan ?

Begitu berat kenyataan itu bagi belau karena  Misthah bin Atsatsah telah ikut menyebarkan berita bohong tentang putri beliau yaitu Siti Aisyah. Tetapi Allah Yang Maha Rahman melarang sikap Abu Bakar tersebut, sehingga turunlah ayat ke-22 dari surah An-Nur.

“Janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka tidak memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang-orang yang berhijrah di jalan Allah. Hendaknya mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin agar Allah mengampuni mu? Sesungguhnya,Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Menyayangi.” (QS An-Nur : 22 )

Lihat, Allah saja mengampuni dosa-dosakita meski kita melakukannya berulang kali dan terus menerus, apakah kita kita sebagai manusia tidak mau memaafkan kesalahan orang lain , kerabat, saudara dan teman-teman kita sendiri, sedangkan Allah Maha Pengampun ?
Dari situ, akhirnya dan seharusnya kita sadar apa yang kita lakukan itu harus saling memaafkan dan membantu.
Dari itu juga, gue minta maaf atas segala kesalahan gue baik sengaja maupun enggak sengaja, baik tulisan maupun lisan dan perbuatan, dayat mengucapkan Minal Aizin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.


Terima Kasih, Semoga Bermanfaat

Bersambung... (Episode04)
Powered by Blogger.